Assalamu'alaikum wr. wb
Kepada sedulur-sedulur sekalian, forum masih dalam tahap development.
Mohon maaf jika masih terdapat kekurangan. Maturnuwun

    Busana Makrifat, Selendang Mengenal-Nya

    Share

    borkz
    Moderator
    Moderator

    Jumlah posting : 7
    Join date : 21.11.10
    Lokasi : Tangerang

    Busana Makrifat, Selendang Mengenal-Nya

    Post  borkz on Tue Nov 23, 2010 11:04 am


    Makrifat adalah raja yang Allah beri kuasa atasnya. Dan memberinya satu tempat yang paling mulia dan paling tinggi. Ia memiliki busana
    keindahan, busana kebesaran, busana kekuasaan, busana keagungan, busana kewibawaan, busana kedermawanan, busana kemuliaan, busana rahmat, busana kasih, busana jabarut dan busana malakut. Ia juga memakai mahkota uluhiyah yang cahayanya bersinar hingga mencapai Zat Pemilik Arsy’ Yang Maha Agung.

    Ada kondisi tertentu pada makrifat yang tidak dapat diungkapkan kepada masyarakat awam karena khawatir akan masuknya berbagai bisikan dan fitnah ke dalam hati mereka. Namun yang jelas, ia merupakan ilmu yang menakjubkan dan agung.

    Tirai Makrifat

    Di hadapannya ada banyak hijab (tirai), yaitu hijab keadilan, kebenaran, keagungan, kebesaran, kekuasaan, cahaya, kasih sayang dan kemuliaan.

    Membongkar Misteri Akal

    Allah menciptakan akal dan cahaya kemuliaan. Dalam penulisannya, ia terdiri atas tiga huruf yaitu ‘ain, qaf, dan lam.

    ‘Ain
    memiliki lima makna yaitu :
    (1) ‘izzah yang berarti kemuliaan,
    (2) ‘azhamah yang bermakna keagungan,
    (3) ‘uluw yang berarti ketinggian,
    (4) ‘ilm yang bermakna pengetahuan, dan
    (5) ‘atha yang bermakna pemberian.

    Untuk diketahui, setiap huruf pasti memiliki misteri dan muatan tersendiri yang tidak dimiliki huruf lain. Jadi, ketika mengucap huruf ‘ain, maka itu berarti di dalamnya ada keagungan, kemuliaan, ketinggian, pengetahuan dan pemberian.

    Selanjutnya, huruf Qaf
    memiliki lima makna. Ia berasal dari kata
    Qurbah yang bermakna kedekatan,
    Qawl yang bermakna ucapan,
    Qur’an yang bermakna Al Qur’an,
    Qawaam yang bermakna lurus, dan
    Qudrah yang bermakna kekuasaan.

    Ketika mengucap ‘Aq, itu artinya sudah masuk di dalamnya huruf ‘Ain dan Qaf berikut berbagai maknanya. Lalu huruf Lam, yang berasal dari kata Luthf yang bermakna lembut atau halus. Kelembutan tersebut berasal dari sifat rahmat. Rahmat tersebut berasal dari sifat belas kasih. Sifat belas kasih tersebut berasal dari rasa sayang. Rasa sayang tersebut berasal dari rasa sayang. Rasa sayang tersebut berasal dari rasa rindu. Rasa rindu itulah yang berasal dari cinta.

    Hubb yang bermakna cinta terdiri atas dua huruf, Haa’ dan Baa’.
    Huruf Haa’ berarti Hayaah yang bermakna kehidupan, Hayaa’ yang bermakna rasa malu, Hilm yang bermakna kesabaran, dan Hikmah yang bermakna kebijaksanaan. Jadi, ketika mengucap huruf Haa, itu berarti di dalamnya ada kehidupan, rasa malu, dan kebijaksanaan.

    Adapun huruf Baa’ terambil dari kata
    Birr yang bermakna kebajikan dan
    Bahaa’ yang bermakna kemuliaan.
    Dengan Ha’ yang ada pada kata Al Hayaah (kehidupan), Dia menghidupkan jasadnya. Dengan Haa’ yang ada pada kata Al Hubb (cinta), Dia menghidupkan kalbunya hingga bisa mengenalNya. Lalu dengna Baa’ yang ada pada kata Al Birr (kebajikan), Dia memberinya berbagai kenikmatan dunia. Dengan Baa’ yang ada pada kata Al Bahaa’ (kemuliaan), Dia memuliakannya di hadapan para malaikat. Seperti yang sudah saya jelaskan, kata ‘Aql (akal) terdiri atas beberapa huruf. Kemudian dilihat dari sisi bentuknya, ia merupakan ciptaan terbaik dan terbagus. Busananya pun merupakan busana yang terbaik dan termulia.

    Ia dihiasi dengan berbagai bentuk keesaan dan keagungan Tuhan, dibungkus dengan pakaian yang berasal dari cahaya kesempurnaan, cahaya keagungan, cahaya kebesaran, cahaya kebaikan dan cahaya kemuliaan.

    Ketika telah selesai dicipta, Allah berkata padanya, “Kemarilah ! Kemarilah !” lalu Dia berkata, “Pergilah ! Pergilah !” Kemudian Dia berkata lagi padanya “Duduklah ! Duduklah ! Demi Zat-Ku yang mulia, Aku tidak pernah menciptakan sebuah makhluk yang lebih baik daripada dirimu, yang lebih indah daripada dirimu, yang lebih mulia daripada dirimu, dan lebih utama daripada dirimu. Aku menciptakanmu dari cahaya, mengisimu dengan cahaya, membungkusmu dengan cahaya, mendekatkanmu dengan cahaya, menguatkanmu dengan cahaya, serta menempatkanmu di sumber cahaya. Aku adalah cahaya (QS 24 : 35), makrifat-Ku adalah cahaya, serta kalam-Ku adalah cahaya. Kamu ini berasal dari cahayanya cahaya. Kamu adalah cahaya di atas cahaya. Aku berikan cahaya-Ku pada siapa saja yang Aku Kehendaki di antara hamba-Ku.”

    Setelah itu Allah bertanya padanya, “Siapa Aku ?”. Akal menjawab, “Engkau adalah Allah yang tiada Tuhan selain-Mu.” Lalu Allah berkata padanya, “Berkatmu manusia bisa taat. Berkatmu, dia bisa bersyukur. Berkatmu pula, Aku memberi.
    Berkatmu pula, pahala bisa diberikan. Atas kalkulasimu, perhitungan
    amal bisa dilakukan.”

    [Diriwayatkan oleh Ibn’ Asakir dari Abu Abdillah yang berasal dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah r.a. yang menuturkan, “Aku mendengan Rasulullah SAW bersabda “Yang pertama kali Allah ciptakan adalah pena. Kemudian Dia menciptakan akal dan berkata ‘Demi Zat-Ku yang mulia, Aku akan menyempurnakanmu pada orang yang Kucintai dan Aku akan mengurangimu dari orang yang Ku benci.’”.”]


    Pasukan Akal


    Berikut ini adalah pasukan akal : ilmu, kesabaran, keyakinan, kebenaran, penglihatan, kecerdasan, pemahaman, kewibawaan, ketenangan, rasa malu, petunjuk, hafalan, kebersihan, ketajaman, ketakwaan, pemikiran, ingatan, ampunan, kebajikan, kasih sayang, kehalusan, kelembutan, kedermawanan, keagungan, pujian, sanjungan, rasa syukur, kekuasaan, kebesaran, kebanggaan, kemuliaan, ketawadu’an, ketundukan, kekusyukan, kepatuhan, kejujuran, kesalinghubungan, keikhlasan, niat, tekad, kesetiaan, keadilan, keselamatan, kelurusan, ihsan, kerinduan, kebijaksanaan, dan pengabdian.

    Selanjutnya rasa cukup, ridha, hati-hati, pengaturan, pandangan, tawakal, penyerahan, kemenangan, pertolongan, ketulusan, kelapangan, pengampunan, penutupan, rasa senang, rasa takut, harap, cemas, penampakan, diam, cinta, perintah, larangan, kekokohan, penciptaan, kejelasan, otak, ilham, pengawasan, kecukupan, tobat, kembali, canda, bahagia, pelajaran, mawas diri, penyesalan, kepandaian, dan zuhud. Jadi, ada sekitar seratus pasukan akal.

    Peran Pasukan Akal

    Ilmu dan kesabaran adalah menteri akal. Keyakinan adalah panglima pasukan akal. Kebenaran adalah teman mereka yang terzalimi. Penglihatan adalah pembebasan. Kecerdasan adalah pasukan terdepan. Pemahaman adalah pemilik keteguhan. Ketenangan dan kewibawaan adalah panglima. Rasa malu merupakan pemilik rahasia.
    Kesabaran adalah pemilik siasat. Kesadaran menjadi petunjuk. Hafalan dan penjagaan adalah pemilik simpanan.

    Kesungguhan, ketakwaan dan sikap wara adalah pemilik khazanah. Pemikiran dan ingatan adalah pemilik makar. Ampunan dan kebajikan adalah pemilik kehormatan. Kasih sayang, kehalusan, kelembutan dan pengawasan adalah para pembantu hakim. Kedermawanan, keagungan, pemberian dan sikap pemurah adalah penjaga harta. Pujian, ingatan, sanjungan, dan rasa syukur adalah pemberi bantuan. Kekuasaan, kebesaran, keagungan, kebanggaan, dan kemuliaan adalah para petarung. Sikap tawadhu’, khusyuk, tunduk adalah pasukan pejalan kaki. Kejujuran merupakan hakim. Kebenaran, keikhlasan, niat dan tekad merupakan pasukan yang maju bertarung. Kesetiaan adalah pasukan yang dipercaya. Keadilan menjadi penerang. Keselamatan dan kelurusan menjadi penunjuk jalan. Sikap ihsan adalah pembawa panji bendera.

    Rasa rindu adalah pemilik bendera. Hikmah adalah pimpinan. Pengabdian, pelayanan, rasa cukup dan ridha’ adalah penyangga segala urusan. Sikap hati-hati adalah pengatur. Pendapat merupakan unsur yang melakukan musyawarah. Tawakal adalah penjaga benteng.
    Kemenangan dan pertolongan merupakan pasukan pemanah. Ketulusan dan
    kelapangan adalah para utusan. Rasa senang, takut, harap dan cemas
    adalah milik mereka yang bersyukur. Pengaturan dan diam adalah pasukan
    pengintai. Cinta adalah tempat berlabuh.

    Perintah dan larangan,
    janji dan sumpah, keteguhan yang kokoh, penciptaan dan diam, adalah
    wakil. Ketajaman adalah pasukan terdepan. Otak merupakan pimpinan
    pasukan, sementara ilham menjadi utusan penguasa tertinggi. Pengawasan adalah intel. Senang dan gembira adalah permainan. Penglihatan menjadi mata-mata. Nasihat merupakan penyeru. Kepandaian dan kecerdasan adalah pelayan. Wara dan zuhud adalah penguji. Tobat adalah pasukan yang ada di depan.

    Penyesalan adalah pasukan penjaga di belakang. Itulah gambaran pasukan berikut kondisinya, disertai para amir, pelayang, penunggang kuda, dan pasukan pejalan kakinya.






    Terjemah Kitab Ghawr Al Umur, Syekh Al Hakim At Tirmidzi [205 H – 320H]


    Terakhir diubah oleh borkz tanggal Tue Nov 23, 2010 11:12 am, total 1 kali diubah

    vz7
    Member
    Member

    Jumlah posting : 5
    Join date : 23.11.10

    Re: Busana Makrifat, Selendang Mengenal-Nya

    Post  vz7 on Tue Nov 23, 2010 11:11 am

    Sedulur, izin copy y,, biar bisa disimpen dulu,, klo baca sekali masi belum paham saya, Embarassed


    Terakhir diubah oleh vz7 tanggal Tue Nov 23, 2010 12:51 pm, total 1 kali diubah

    nasi_uduk
    Member
    Member

    Jumlah posting : 2
    Join date : 23.11.10

    Re: Busana Makrifat, Selendang Mengenal-Nya

    Post  nasi_uduk on Tue Nov 23, 2010 11:31 am

    Absen dolo akh

    478756
    Member
    Member

    Jumlah posting : 17
    Join date : 22.11.10
    Lokasi : Dimana2 hatiku senang

    Re: Busana Makrifat, Selendang Mengenal-Nya

    Post  478756 on Tue Nov 23, 2010 12:17 pm

    Mantap nich...pembabarannya....
    ndeprok dulu sambil baca2

    ======
    perasaan ngetik ada yg aneh dah.......ngetik ini yg keluarnya malah laen...
    idenya boleh juga Laughing

    adt89
    Member
    Member

    Jumlah posting : 9
    Join date : 23.11.10

    Re: Busana Makrifat, Selendang Mengenal-Nya

    Post  adt89 on Fri Nov 26, 2010 10:51 am

    478756 wrote:Mantap nich...pembabarannya....
    ndeprok dulu sambil baca2

    ======
    perasaan ngetik ada yg aneh dah.......ngetik ini yg keluarnya malah laen...
    idenya boleh juga Laughing
    wah jagn2 tangannya gerak sendiri

    hihih merinding affraid affraid

    Sponsored content

    Re: Busana Makrifat, Selendang Mengenal-Nya

    Post  Sponsored content Today at 9:28 pm


      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 9:28 pm